Ulasan Oxenfree 2: Sinyal Hilang – Gangguan yang Mengganggu

Ulasan Oxenfree 2: Sinyal Hilang - Gangguan yang Mengganggu

Oxenfree II: Lost Signals adalah sekuel yang sangat dinantikan dari hit indie 2016, Oxenfree. Dikembangkan oleh Night School Studio, game petualangan grafis yang digerakkan oleh dialog ini sekali lagi membenamkan pemain di dunia yang dingin dan atmosfer yang dipenuhi dengan putaran waktu, radio statis yang berderak, dan hantu antardimensi yang penuh dendam. Meskipun gim ini memiliki momen kesembronoan dan kesenangan, gim ini benar-benar bersinar dalam kemampuannya untuk menciptakan pengalaman yang meresahkan dan menakutkan.

Ditetapkan lima tahun setelah kejadian di game aslinya, Oxenfree II memperkenalkan pemain ke protagonis baru bernama Riley Poverly. Kembali ke kampung halamannya Camena, yang terletak di dekat Pulau Edwards game pertama, Riley bermitra dengan Jacob Summers, tukang penduduk kota. Tugas mereka adalah memasang menara radio transmisi di sekitar kota pesisir. Namun, apa yang dimulai sebagai pekerjaan yang tampaknya sederhana dengan cepat berubah menjadi situasi yang jauh lebih asing dan lebih berbahaya.

Saat gelombang elektromagnetik mulai memengaruhi kenyataan, portal ke garis waktu lain terbuka, menjerumuskan Riley dan Jacob ke dunia misteri dan kejadian supernatural. Upaya mereka untuk memahami dan memperbaiki situasi terus-menerus digagalkan oleh trio remaja yang merupakan bagian dari organisasi mirip kultus bernama Parentage, serta hantu yang tersisa dari luar.

Salah satu fitur menonjol dari Oxenfree II adalah sistem dialog pilihan dan pengaturan waktu. Mirip dengan pendahulunya, gim ini mencatat tidak hanya apa yang Anda katakan tetapi juga saat Anda mengatakannya. Percakapan mengalir secara alami, tanpa jeda untuk memberi pemain waktu memikirkan tanggapan mereka. Hal ini menambah kesan realisme pada game, karena pemain harus secara aktif terlibat dalam percakapan dan memilih kata-kata dengan hati-hati.

Selama percakapan, gelembung pikiran kecil muncul di atas kepala Riley saat orang berbicara dengannya, memungkinkan pemain memilih cara mereka mengekspresikan diri. Namun, cabang dialog ini memiliki batas waktu, dan jika pemain menunggu terlalu lama, opsinya akan hilang. Di sisi lain, berbicara terlalu cepat dapat menyebabkan seseorang menyela dan kehilangan jalur yang lebih menarik dalam percakapan. Dinamika ini menciptakan rasa ketegangan dan urgensi, karena pemain harus membuat keputusan sepersekian detik yang dapat berdampak signifikan pada cerita.

Menariknya, Oxenfree II juga memungkinkan pemain memilih untuk tidak mengatakan apa pun. Keheningan ini sama validnya dengan pilihan berbicara, dan itu juga dapat memengaruhi bagaimana cerita terungkap. Hal ini menambah kedalaman narasi game, karena pemain memiliki kebebasan untuk membentuk karakter Riley dan memengaruhi hasil acara melalui pilihan mereka, atau kekurangannya.

Sementara Oxenfree II unggul dalam menciptakan suasana yang meresahkan dan mekanisme permainan yang menarik, ia memiliki kekurangannya. Pendamping game dan antagonis sekunder tidak dapat diingat dan menjengkelkan, sering kali membayangi bagian terbaik dari pengalaman. Namun, kelemahan kecil ini tidak mengurangi kenikmatan keseluruhan dalam menavigasi rasa tidak nyaman yang tumbuh dari permainan dan mengungkap petunjuk menuju misteri yang lebih besar.

Kesimpulannya, Oxenfree II: Lost Signals adalah penerus yang layak untuk game aslinya. Dengan atmosfernya yang menyeramkan, perputaran waktu, radio statis yang berderak, dan hantu interdimensi yang penuh dendam, ini membuat pemain tetap waspada dan menghadirkan sensasi yang menarik dan mengerikan. Sistem dialog yang digerakkan oleh pilihan dan waktu menambah kedalaman gameplay, memungkinkan pemain untuk membentuk cerita melalui keputusan mereka. Terlepas dari kekurangan kecilnya, Oxenfree II harus dimainkan oleh para penggemar game atmosfer dan berbasis naratif.

Mainkan Game Slot Online Terbaik di Indonesia

One thought on “Ulasan Oxenfree 2: Sinyal Hilang – Gangguan yang Mengganggu

  1. Oxenfree II: Lost Signals adalah sekuel yang sangat dinantikan dari game petualangan grafis populer, dan tidak mengecewakan. Game ini berhasil menggabungkan elemen horor dengan cerita yang menarik dan gameplay yang menantang.

    Salah satu hal yang paling menarik tentang Oxenfree II: Lost Signals adalah penggunaan putaran waktu dan radio statis yang berderak. Ini menciptakan atmosfer yang mencekam dan membuat pemain tetap waspada sepanjang permainan. Tidak hanya itu, adanya hantu interdimensional pendendam yang sesekali muncul juga menambah tingkat ketegangan dalam permainan.

    Meskipun ada momen-momen humor dan keceriaan di dalam game ini, Oxenfree II: Lost Signals tetap mempertahankan suasana seram yang konsisten. Ini memberikan pengalaman yang unik dan menarik bagi para pemain.

    Grafis dalam game ini juga patut diacungi jempol. Desain karakter yang detail dan lingkungan yang atmosferik membuat dunia game terasa hidup. Suara dan musik juga mendukung dengan baik, menciptakan suasana yang intens dan menegangkan.

    Namun, meskipun Oxenfree II: Lost Signals memiliki banyak hal positif, ada beberapa momen kesembronoan dalam dialog karakter yang terasa agak tidak cocok dengan suasana seram yang dibangun. Ini bisa mengurangi intensitas permainan dan mengganggu imersi pemain.

    Secara keseluruhan, Oxenfree II: Lost Signals adalah game petualangan grafis yang layak dimainkan bagi para penggemar genre ini. Dengan cerita yang menarik, gameplay yang menantang, dan atmosfer yang mencekam, game ini akan membuat Anda terpaku di depan layar sepanjang permainan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *